Kamis, 27 Oktober 2016

Aplikasi Android Wear 2.0 Diinstal Secara Terpisah


Seri terbaru dari aplikasi Android Wear 2.0 produsen Google tampaknya telah menjadi kontroversi. Selain mempengaruhi secara besar penjualan platform perangkat Android Wear pada 2017, beberapa developer merasakan sedikit rasa kekecewaan.
Baru-baru ini, seorang Googler Ian Lake memberi kabar yang kurang baik mengenai Night Light pada Android 7.1 Nougat. Ia mengungkapkan, aplikasi Android Wear versi 2.0 kini harus diinstal melalui smartwatch Play Store.
Itu berarti, pengguna harus menginstal aplikasi secara terpisah dari smartphone. Mengingat dahulu, aplikasi secara otomatis diinstal dari smartphone sebagai pendamping aplikasi yang terhubung dengan perangkatwearable tersebut, seperti dikutip dari Slashgear, Rabu (26/10/2016).
Ian menjelaskan, dalam versi Android Wear saat ini, cara menginstal aplikasi smartwatch adalah melalui smartphone. Jadi pengguna menginstal aplikasi dilengkapi dengan versi Android Wear, dan secara otomatis terhubung pada smartwatch tersebut.
Tetapi kini, Android Wear versi 2.0, pengguna harus masuk ke versi Android Wear 2.0 di Google Play Store melalui smartwatch Anda, terlepas dari apakah aplikasi diinstal tersebut mendukung atau tidak pada smartphoneAndroid.
Kendati demikian, sistem baru ini dianggap dengan istilah ‘pedang bermata dua’ bagi pengguna dan pengembang. Jika pengguna tidak ingin aplikasi versi Android Wear 2.0 diinstal pada ponsel mereka, maka tidak akan dipaksa untuk memilikinya.
Sementara bagi pengembang, langkah ini berarti mereka akan mampu mengembangkan dan paket aplikasi Android Wear, bahkan tanpa pendamping aplikasi Android biasa.
Sedangkan sisi negatifnya, versi ini juga melibatkan lebih banyak pekerjaan bagi keduanya, jika mereka ingin memiliki aplikasi, maka harus meng-instal di kedua perangkat ponselnya dan smartwatch

Tidak ada komentar:

Posting Komentar