Selasa, 25 Oktober 2016

Elon Musk Kerahkan Robot Demi Bangun Kehidupan di Mars



Dalam ranfka merealisasikan mega proyek prestigious  dalam menciptakan dan membangun sebuah kehidupan di Planet Mars, CEO sekaligus pendiri SpaceX Elon Musk mengakui bahwa ia sudah mulai mempersiapkan berbagai macam kebutuhan, salah satunya dengan melibatkan robot canggih yang akan digunakan dalam proses uji coba di Planet Mars.

Dalam sebuah sesi tanya jawab melalui situs komunitas Reddit, Musk menjawab semua pertanyaan terkait dengan kesiapan membangun koloni di Mars.

Mengutip Engdget, Musk mengatakan sejumlah robot penambang yang akan ditugaskan untuk membuat bangunan bawah tanah untuk mendukung aktivitas industri, melakukan navigasi dan pemetaan serta mendirikan tempat tinggal berbentuk kubah yang terbuat dari serat karbon dan kaca.

Musk tampak tidak mau main-main dengan misi 'menyulap' Planet Merah sebagai hunian permanen.

Lebih lanjut ia menjelaskan bagaimana membangun koloni hingga sampai di titik pesawat ruang anfkasa bisa mengisi bahan bakar dengan sendirinya.

Sebuah kapsul akan disiapkan yang bisa berfungsi sebagai pengintai dengan menemukan cara terbaik untuk mendapatkan sumber air yang dapat bereaksi menjadi bahan bakar. Sebuah pesawat luar angkasa Heart of Gold akan mempelajari permukaan planet untuk mencari dijadikan media bercocok tanam.

Misi pengiriman pesawat luar angkasa berawak pertama ditargetkan bisa menjawab pertanyaan terkait sumber makanan.

Selanjutnya, ia berencana meningkatkan jumlah pesawat luar angkasa untuk membawa manusia dari Bumi ke Mars setiap 26 bulan sampai koloni bisa menghasilkan bahan bakar sendiri.

Musk juga optimis roket Falcon 9 bisa digunakan lebih dari satu kali perjalanan antar planet. Bahkan ia menyebut roket Falcon 9 bisa digunakan 'tanpa batas' waktu. Sementara produksi satu unit roket Falcon 9 diketahui memakan waktu enam hingga delapan bulan.

Rencana ambisisus SpaceX sejalan dengan target Presiden AS Barack Obama yang ingin mengirim manusia menuju Mars pada 2030 dan membawa kembali ke Bumi dalam keadaan selamat.

Untuk mewujudkan misi tersebut, sejauh ini Badan antariksa AS (NASA) melalui robot Curiosity telah menjelajah permukaan Mars selama empat tahun. NASA mengklaim penemuan air mengalir di permukaan Mars merupakan salah satu penemuan paling penting selama proses eksplorasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar