Selasa, 25 Oktober 2016

Jaksa Agung Bantah Dugaan SBY soal Politisasi Kasus Munir

Jaksa Agung Bantah Dugaan SBY soal Politisasi Kasus Munir
Dokumen tim pencari fakta yang hilang mengenai kematian aktivis HAM Munir Said Thalib menyita banyak perhatian masyarakat.Dokumen yang sejatinya telah berada ditangan pemerintah itu dinyatakan hilang oleh pemerintah.Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menduga adanya politisasi mengenai kasus kematian Munir.

Pernyataan pak SBY langsung ditanggapi oleh Jaksa Agung Muhammad Prasetyo yang menyatakan tidak ada politisasi dalam penyelesaian kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib. Dia menanggapi pernyataan mantan Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono dalam kasus ini.

Prasetyo meminta semua pihak, termasuk SBY, agar berpikir positif dalam menanggapi kasus tewasnya Munir. Menurutnya, upaya penyelesaian kasus tersebut harus direspons secara positif.

"Mestinya semua pihak harus menanggapi secara positif, jangan negative thinking," kata Prasetyo saat ditemui usai rapat koordinasi di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (24/10).

Sebelumnya, SBY merespons perbincangan publik terkait kasus Munir yang berkembang selama dua pekan terakhir. Dalam akun Twitter @SBYudhoyono, pendiri Partai Demokrat ini mengatakan bahwa penyelesaian kasus Munir semakin melebar dan bahkan bernuansa politis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar