Sabtu, 29 Oktober 2016

Wew, Bulan Depan China Resmikan Toilet Pria-Wanita Campur


© Shanghaiist

China negara yang selalu membuat inovasi yang menakjubakan ini akan membuat sebuah toilet Pria-Wanita Campur dalam 1 lokasi.Toilet sejatinya harus dipisah karena toilet merupaka privasi seseorang juga menyangkut keamanan bagi seorang wanita, namun di China akan segera diresmikan toilet campur.

Benar, pemerintah kota Shanghai bakal meresmikan fasilitas toilet campur pertama di Pudong New Area sebelum 19 November 2016, sebelum Hari Toilet Sedunia. Pihak yang bertanggung jawab atas sanitasi di Shanghai menyebut kalau fasilitas ini akan berupa 10 toilet yang bisa digunakan bareng oleh pria atau perempuan.


Berada di persimpangan jalan Zhangjiabang dan Pudong, toilet yang bisa digunakan dua jenis kelamin berbarengan ini diharap bisa jadi pilihan baru bagi warga Shanghai. Bukan tanpa alasan jika toilet ini diletakkan di Pudong New Area, karena kawasan itu memang selalu ramai oleh pejalan kaki atau orang yang joging, seperti dilansir Shanghai Daily.
Disinggung mengenai keamanan dan privasi pengguna toilet, petugas terkait yakni Jiang Ruizhi berani memastikan semua sudah dikendalikan. Menurut Ruizhi, toilet campur ini memiliki ruangan buang air terpisah untuk orang-orang yang membutuhkan bantuan saat menggunakan bangunan toilet seluas 100 meter persegi itu.


Orangtua dari anak laki-laki atau perempuan dan orang dewasa yang mengalami disabilitas juga bisa menggunakan ruangan toilet terpisah di fasilitas unik ini. Ruizhi menjelaskan kalau ruangan toilet terpisah ini memiliki saluran kencing untuk pria. Namun karena mengedepankan toilet campur, fasilitas ini akhirnya menuai kontroversi di kalangan masyarakat.
“Kurasa toilet campur ini bisa memberi kemudahan untuk semua orang karena bisa digunakan fleksibel dan menghemat waktu,” jelas Qian Liang, salah satu pekerja bank sekaligus penggemar olahraga lari di malam hari. Meskipun demikian, ada juga warga yang mencibirnya seperti, “Aku tak akan mau buang air di sana. Benar-benar canggung. Aku tak mau kencing di bangunan yang bilik sebelahnya adalah pria,” jelas Lily Wu, seorang mahasiswa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar