Jumat, 11 November 2016

Ahok Gunakan Ilmu WarisanJokowi Saat Kampanye

Setiap pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta memiliki caranya tersendiri dalam berkampanye merebut hati calon pemilih potensial. Tak terkecuali dengan Basuki Cahya Purnama atau AHOK yang memilih menggunakan cara kampanye warisan Presiden Joko Widodo.


Dikatakan Ahok biasanya tim kampanye sudah menentukan titik kampanye sesuai arahan partai.
Tapi, saat blusukan, Ahok tidak mau ditentukan tempat blusukannya.

"Karena kata Pak Jokowi kalau saya datang ikuti arahan partai bisa saja partai mengarahkan ke tempat-tempat yang tidak ada masalah," ucap Ahok di Petojo Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2016).

Ahok membantah dirinya merahasiakan agenda kampanyenya karena merasa terancam.

"Tidak dirahasikan juga. Ini sebenarnya pola yang saya pakai sama Pak Jokowi," ujar Ahok.

Ahok menyebut, partai pendukung biasanya mengarahkan ke wilayah pemenangan.
BACA JUGA "SOSOK PAHLAWAN IDOLA AGUS YUDHOYONO
Karenanya, Ahok enggan mengikuti arahan partai, sebab ingin berkenalan dengan warga yang belum mengenalnya lebih jauh.

"Makanya saya lebih suka kasih tahu titiknya mana. Suka-suka saya jalan mau ke mana. Kayak tadi mereka kiri aku pilih kanan. Itu pelajaran dari pak Jokowi waktu 2012," ucap Ahok.

Pekan lalu, Ahok ditolak oleh warga di Rawa Belong, Jakarta Barat. Sehingga, pengamanan ditingkatkan, saat Ahok blusukan.

"Tapi saya enggak ada masalah sih. Saya hitung saja sudah berapa kartu nama yang habis. Kalau 100 habis saya sudah datang ke 100 warga," kata Ahok.

sumber : detik.com
             kompas.com
             liputan6.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar