Kamis, 03 November 2016

Banyak Pihak Coba Cari Untung di Kasus Kematian Mirna



Murka Suami Mirna kepada Pengacara Jessica Wongso

Kematian Wayan Mirna Salihin akibat racun sianida yang berada di Es kopi vietnam dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso alias Jessica yang telah dijatuhi hukuman 20 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Pada hari Kamis 27 Oktober 2016.
Namun, dalam perjalanan kasus kopi bersianida itu, ternyata banyak pihak yang mencoba-coba mengambil keuntungan. Modusnya, mulai dari penawaran pengungkapan kasus gratis sampai ada yang mengaku memiliki dokumen-dokumen rahasia yang belum terungkap di persidangan.
“Dari awal banyak yang coba ambil untung atau cari duit. Pertama (pemberitaan) ramai aja sudah banyak yang ngaku paranormal datang ke sini. Terakhir, sebelum putusan ada yang mengaku punya dokumen-dokumen yang belum pernah terungkap. Intinya kebanyakan itu mau ketemu sama bos (Ayah Mirna),” kata petugas keamanan rumah Mirna, Kiwil.

Dia melanjutkan, soal penawaran-penawaran tersebut tidak pernah dihiraukan pihak keluarga. Sebelum diberikan kepada keluarga, petugas yang berjaga biasanya lebih dulu memeriksa apa-apa yang dititipkan tamu. Terlebih yang menyangkut kasus Mirna.
“Sekitar dua hari pas mau putusan ada yang datang mengaku dari jauh. Nggak bisa ketemu bapak (ayah Mirna) terus dia titipin dokumen yang katanya belum pernah diungkap. Tapi pas saya buka isinya kebanyakan cuma foto-foto di persidangan,” ujar Kiwil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar