Rabu, 02 November 2016

Saudi Arabia Hukum Cambuk Pangeran Di Dalam Penjara



Hukum Islam memnaglah hukum yang sempurna,Saudi Arabia adalah negara Islam yang menerapkan hukum islam dalam kehidupan bernegara.Sekalipun Pangeran jika salah maka harus tetap dihukum.

Seorang pangeran Arab Saudi mendapat hukuman cambuk di dalam  penjara di kota Jeddah. Hukuman ini diberikan kepadanya kurang dari satu bulan setelah Kerajaan Saudi mengeksekusi mati seorang pangeran Saudi lain yang terlibat dalam kasus pembunuhan.

Dilaporkan surat kabar setempat Okaz, seperti dilansir Reuters, Rabu (2/11/2016), pangeran Saudi yang tidak disebut namanya ini juga dijatuhi hukuman penjara. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut kasus maupun dakwaan yang dijeratkan pada pangeran Saudi ini.

Menurut Okaz, hukuman cambuk itu dilakukan oleh seorang polisi pada Senin (31/10) waktu setempat, setelah dilakukan pemeriksaan medis untuk memastikan kesehatan pangeran Saudi itu.

Juru bicara Kementerian Kehakiman Saudi belum memberikan komentar resmi terkait hukuman cambuk ini.

Pada 19 Oktober lalu, seorang pangeran Saudi dieksekusi mati di Riyadh setelah pengadilan menyatakan dia bersalah telah menembak mati kenalannya. Media-media Saudi menyebut, eksekusi mati ini merupakan yang pertama terhadap seorang pangeran Saudi sejak tahun 1970-an.

Pangeran Saudi bernama Turki bin Saud al-Kabir tersebut mengaku bersalah telah menembak mati kenalannya bernama Adel al-Mohaimeed setelah terlibat pertengkaran.


Para pengguna media sosial di Saudi menginterpretasikan eksekusi mati langka terhadap seorang pangeran Saudi ini, sebagai perwujudan asas persamaan di depan hukum syariat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar